Jumat, 05 Februari 2010

tentang pasangan hidup

hari ini saya ingin menuliskan tentang pasangan hidup.saya sering di tanya,kenapa sampai sekarang masih belum memiliki satu pasangan?bahkan sekalipun dalam seumur hidupku.jawabannya''hehe.karena gak laku,gak ada yang melirik,saat semua hal dalam dunia dilihat dari sisi materialistik,dan gue hanya cowok serba tanggung,kerjaan tanggung,ganteng ya tanggung juga kali ya,tapi untuk hal kegantengan ya itu masuk dalam urutan kesekianlah,kesepersepuluhan kali ye,haha..u yang tampang biasa-biasa aja kalau u kemana mana bahwa satu toyota harrier,u juga tampak keren dan ganteng di mata cewek,jaman sekarang gitu loh..gak percaya?buktikan aja.haha.nah,kalau gue kemana mana hanya bawa kuda besi alias motor,kalau hujan kehujanan,panas ya kepanasan(tapi ya lebih baik sih dari pada berdiri pegal di bus,bau lagi kadang).teman gue bilang,cewek mau keluar ama kita kita aja mikir kali ye,apalagi belakangan suka jambret-jambretan di jalanan,resikonya bro..emang,wkwkwk.kalau gue jadi cewek,apalagi paras gue lumayan,banyak yang naksir ceritanya gitu,ya pasti gue malas lah,di boncengin pakai motor,resikonya guedeeeeee..serammmmm,mau tampil cantik ada batasnya,kan gak bisa pake rok,pake hot pan biar lebih seksi,eh kepanasan,ntar malah jadi itam.perawatan aja dah habis berapa duit,belom lagi jadi tontonan gratisan abang-abang bajaj di saat macet..mikir kali ye..(skeptis amat gue)moga-moga gak ada yang marah.kembali lagi ke soal pasangan hidup.haha.bukan itu sih sebenarnya.kenapa belom punya?ya belom punya aja,kok jawabannya repot-repot.''gitu aja repot''kata almahum gusdur.
Tapi,soal suka disuka emang susah sih..susahnya gimana?njelimet.bayangin aja misalnya,dia suka gue,gue gak suka dia,gue suka si c,si C gak suka gue,si C suka si D,ya gitu deh..tapi ya masa bodoh,yang jelas gue gak bisa pura-pura suka,atau coba jalan dengan seseorang yang gue gak ada feeling ama dia.enakan jalan sendirian,kemana-mana suka suka,atau jalan ama teman cowok aja.tapi ntar di cap aneh aneh lagi.intinya jaman sekarang serba susah.
Kembali ke soal pasangan deh,gue di tanya,usia loe dah sepantasnya punya cewek,dulu gue aja di usia kayak loe dah merit.ya,jujur aja,gue pikir jalan hidup manusia susah di tebak,semua ada jalan hidupnya masing-masing.seorang pastor ada jalan hidupnya,seorang biksu,biarawan yang hidup seorang diri juga ada jalan hidupnya.jadi soal pasangan hidup,itu hanya bagian,bukan menyeluruh dan suatu kewajiban.arti kehidupan tidak dipandang hanya dari sisi itu.
ini saya lanjutkan lagi,kemarin mau cerita lebih banyak lagi tapi menulis dari hp membuat keterbatasan jumlah kata,saya ingin mengatakan,sungguh ingin sekali mengatakan,dan sangat ingin mengatakan bahwa kita hidup,memang penting dan indah,memang berarti,saat hidup kita kita mengisinya ,menemukan dengan seseorang yang kita cintai,kemudia berpacaran,melewati hari hari indah bersama,mengukir banyak kenangan manis bersama dan juga tentunya banyak kenangan buruk,kemudian kita memasuki tahapan yang lebih serius lalu memutuskan untuk menikah,dan membentuk satu keluarga,melahirkan anak dan menjadi ibu dan menjadi ayah bagi anak-anaknya.memang penting,bahkan sangat penting,tapi menurut saya,menikah dan meneruskan keturunan memang bagian dari kehidupan,tapi kehidupan itu sendiri melebihi dari hanya sekedar kita menemukan satu teman hidup yang cocok dan menikah,dan meneruskan keturunan,kemudian menjadi tua dan kembali ke tempat kita berasal.kehidupan itu terdiri dari sangat banyak aspek yang bagi mungkin orang biasa hanya tidak melihatnya atau hanya mengabaikannya,seperti sari dari sebuah bunga.kehidupan itu seperti satu kesatuan dari bunga itu,meliputi ada mahkotanya,putiknya,daunnya,lembaran bunganya,kuntumnya,tapi inti dari kehidupan itu adalah sari bunga itu sendiri.bagi orang awam hanya melihat ia bunga secara kesatuan,tapi tidak melihat ada sari didalamnya,bagaimana rasa sari itu,kenapa lebah hanya tertarik pada sari itu tanpa peduli bagaimana indahnya bunga itu sendiri..renungkanlah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar