Jumat, 26 Februari 2010

cerita,hari dan sunyi.

Hari selalu lebih pendek bila kita merasa ruang waktu hari itu penuh dengan hal hal yang mesti kita isi.rasanya tidak akan pernah cukup,kalau bisa sehari itu tidak cukup hanya 24jam saja,kalau bisa tambahkan 12jam lagi untuk mengisinya.seperti dalam tiap hari-hariku,rasanya banyak pekerjaan yang tidak akan pernah saya habiskan,dan selesaikan.banyak buku-buku yang belum saya habiskan,bertumpuk dalam sampul yang masih diplastikkan,banyak film-film kepingan dvd yang belum saya putarkan,banyak majalah yang belum saya nikmati satu per satu lembar,banyak tulisan-tulisan yang belum saya tuliskan,semua tersimpan dalam benak,datang dan pergi,rasanya tidak akan pernah cukup.kadang bahan tulisan itu sendiri datang bagaikan hujan yang tiba tiba turun,namun bila kita tidak menampungnya,ia akan segera kembali terserap dalam tanah.namun walau saya menuliskan keluar,mengoreskan pena dalam kertas,atau mengetikkan keypad laptop ,semua tulisan ku tuliskan untuk diriku sendiri,tidak untuk orang lain,karena siapa yang peduli pada apa yang kamu tuliskan,pertama tama tuliskanlah untuk dirimu sendiri,itulah yang membuat saya tetap menulis,karena saya hobby menulis,dan saya menuliskannya untuk diriku sendiri.dalam kesendirianku,aku menemukan kesendirianku,dan kesendirian yang tidak sia sia ku jadikan,walau tidak semua bisa memahami,arti dari sebuah kesendirian itu sendiri,kesendirian aku menemukan keakuanku.bagaimana kamu bisa memahamiku bila kamu sendiri tidak menghargai kesendirianmu sendiri,bagaimana kamu bisa memahamiku bila kamu jadikan kesendirian itu sebagai musuh kehidupanmu,membiarkan keramaian menguasaimu,dan hatimu yang berteriak tidak bisa kamu dengarkan,hanya kebisingan yang meneriakkan nafsu kehidupan untuk menyenangkan sebuah kesenangan semu padamu.
waktu adalah hakim dalam kehidupan,apa yang kamu tanam itulah yang kau raih.cerita mengenai masalah kehidupan tidak akan pernah habis,selam kamu masih bernafas,mata kamu masih memandang,telinga kamu masih mendengar,saat itulah kamu masih akan terus bercerita,baik kamu hanya bercerita pada dirimu saja,dalam kalbu hatimu yang sunyi atau kamu cerita lewat tiap perbuatanmu.dalam diam kita cerita tentang diam,dalam gerak kita cerita tentang gerak itu sendiri.diam juga penuh dengan makna.hanya kamu sendiri yang tahu.dan aku tuliskan sejauh ini,itulah ceritaku,yang keluar begitu saja bagai air hujan tadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar