Kamis, 27 Mei 2010

Bicara Tentang Kesepian.


Lying, thinking
Last night
How to find my soul a home
Where water is not thirsty
And bread loaf is not stone
I came up with one thing
And I don't believe I'm wrong
That nobody,
But nobody
Can make it out here alone.

Alone, all alone
Nobody, but nobody
Can make it out here alone.

There are some millionaires
With money they can't use
Their wives run round like banshees
Their children sing the blues
They've got expensive doctors
To cure their hearts of stone.
But nobody
No, nobody
Can make it out here alone.

Alone, all alone
Nobody, but nobody
Can make it out here alone.

Now if you listen closely
I'll tell you what I know
Storm clouds are gathering
The wind is gonna blow
The race of man is suffering
And I can hear the moan,
'Cause nobody,
But nobody
Can make it out here alone.

Alone, all alone
Nobody, but nobody
Can make it out here alone.

Alone,sebuah puisi dari Maya Angelau.Mari kita bicara tentang kesepian di sini.
Semua orang itu kesepian.hanya terkadang kesepian itu tidak menampilkan dalam bentuk aslinya,ia bisa memjelma atau berkamuflase dalam berbagai bentuk,dan banyak kali,manusia itu sendiri tidak mau mengakui bahwa ia kesepian,bukankah setiap manusia itu punya ego yang tinggi,manusia jarang mau mengaku kalah,baik kalah dalam pertarungan dengan sesama di atas panggung ataupun kalah dalam pertarungan dengan kehidupan itu sendiri.
Beberapa minggu yang lalu,seorang teman mengaku kepada saya,belakangan dia melakukan banyak hal-hal yang menurut dia sedikit diluar kelaziman,karena dia itu kesepian yang amat sangat,saya bisa memahami sejenis perasaan seperti itu,manusia itu gampang sekali menjadi labil,gampang terguncang bila kita hanya berjalan sendirian,itulah kenapa saat seperti itu kita akan mencari pelampiasan,melampiaskan rasa kesepian itu sendiri,bermabuk-mabukan di bar,mencari kesenangan semu sesaat,bermain cinta bersama lawan jenis,semua tidak lain dari labilnya seorang manusia,dan saya mengatakan dan menuliskan semua ini juga mewakili diri saya sendiri.
Seorang teman yang saya kenal dari dunia maya juga pernah bercerita kepadaku,ia mengatakan tentang kehidupan dia yang sangat monoton,saat dia bersama teman-temannya yang lain,orang tidak akan merasakan bahwa dia kesepian,mereka bercanda ria,dia mengatakan dalam keseluruhan hidupnya,keseluruhan waktunya,kebanyakan di habiskan dengan bekerja,dan kalau bepergian pun hanya bersama dengan keluarganya.Dia mengaku bahwa dia sangat kesepian,saya bertanya kepada dia"apakah kamu gak punya teman?dan dia menjawab'kebanyakan sudah sibuk dengan pasangannya masing masing.Saya merasakan sedikit rasa frustasi dalam kata-katanya.
Seorang teman yang suka curhat dengan saya di waktu malam,sampai terkadang nangis-nangis tentang belenggu kehidupan dia,hubungan keluarga dan asmara.Sampai saya berkata dalam diri sendiri,kesepian itu amat menakutkan.Seorang teman pernah mengatalkan kepada aku,tidak semua orang seperti kamu yang bisa bersahabat dengan kesepian(tapi jujur,ada banyak waktu saya merasakan kesepian itu sangat tidak mengenakkan)ada kalanya,ada momentnya kita mesti berbagi.kamu bisa merasakan menjadi seorang yang sangat tidak bahagia saat kamu merasakan moment yang sangat berbahagia namun kamu tidak bisa membagikan moment itu kepada seseorang atau kamu berharap di saat seperti itu kamu ada seseorang yang ikut merasakan moment yang kamu rasakan.misalnya saat kamu mendapatkan sebuah perhargaan dan kamu meluap-luapkan kesenangan kamu saat itu,dan dalam pikiranmu seandainya ada dia di sampingku,ataupun bila dia tidak ada di sampingku,tapi dia exist,mungkin aku akan segera mengeluarkan hp untuk menghubunginya saat itu juga sambil berkata"heiiiii,akhirnya aku berhasil memenangkan kesempatan ini,aku terpilihhhhhhh!dan dari seberang sana,kamu merasakan ekpresinya"wowwwwwwww,greatt...gak nyangkaaaaaaa".
Apalah arti sebuah bangku ayunan bila hanya kamu sendiri yang menaikinya,yang seharusnya di ciptakan untuk di naikin berdua,begitulah.Namun,kesepian itu adalah bagian dari sebuah kehidupan,tapi kehidupan itu adalah perpaduan dari kesepian dan keramaian yang menyatu di dalamnya,seperti sebuah koin,ia barulah menjadi sebuah koin karena mempunyai dua sisi.Ia hadir di dalam sisi kita,hanya masalah hati buat merasakan ia muncul ataupun hilang,tapi sebenarnya dia tidak muncul dan hilang,ia ada,karena kita menganggapnya ada.

Seorang dokter bisa menyembuhkan penyakit yang di derita orang lain,apakah dia bisa menyembuhkan penyakit yang dideritanya sendiri?Seorang penyanyi bisa menghibur orang lain di atas panggung,apakah dia bisa menghibur dirinya di saat dia kesepian?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar