"what a meaning of life?"
"what destination from a life?"
apakah itu yang dirasakan oleh sang budha saat beliau memutuskan untuk meninggalkan semua sisi keduniawian dengan bertapa di bawah pohon bodhi,saat beliau bisa merasakan
rasa kependeritaan umat manusia dalam sebuah sisi kehidupan.
kehidupan itu menderita,itu yang aku rasakan,walaupun banyak orang yang tidak akan setuju dengan perkataanku,selagi menjadi sebuah mahkluk yang bernyawa dengan keterikatan rasa dalam satu kemelekatan,disitulah penderitaan masih bernaung.hanya sisi sisi sensitif yang bisa merasakannya,saat kamu bisa merasakan sesuatu yang kelaziman manusia tidak bisa merasakan,kamu bisa merasakan rasa penderitaan itu tersendiri.
Saat kamu di beri satu kelebihan sisi sensitif yang bisa melihat sesuatu yang bagi kelaziman mereka tidak bisa melihatnya,kamu bisa merasakan sisi penderitaan dari sebuah atau seorang mahkluk bernyawa yang terikat akan kemelekatan.
sore ini ketika saya pulang dari kantor,di jalanan saya melihat seorang kakek mendorong gerobaknya keluar untuk mungkin jualan di malam hari,umurnya menurut saya diatas 70 tahun,dengan matanya yang agak tertutup,saat memandang wajahnya seakan sebuah rasa tiba tiba datang menyentuk ke dalam dada,seperti sebuah serangan ataupun hantaman yang menyetrumkan jiwa dan hati saya,saya merasa sangat sedih,merasa kenapa kehidupan seperti ini,apa arti dari sebuah kehidupan,mungkin apa yang saya rasakan tidak bisa kamu merasakannya,karena saya rasa tisak semua manusia punya sisi sensitif seperti itu.rasanya sakit saat merasakan rasa itu,yang tiba tiba masuk ke dalam hati,rasanya ingin sekali berhenti membantu kakek itu,ingin ajak dia ngobrol,bertanya tanya tentang kehidupannya,anak anaknya.
catatan harian mung,jam 00.00.jumat pagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar